Friday, December 21, 2018

Keberanian Generasi Muda Untuk Terjun Dunia Politik

22/12/ 2018 (Fr) Situasi politik saat ini masih menganut budaya senioritas yang artinya pernyataan- pernyataan senioritas seolah-olah mematikan kreatifitas dan inovasi anak muda yang memiliki keinginan untuk memajukan daerahnya dengan pengetahuan yang lebih modern sesuai dengan kemajuan Ilmu pengetahuan dan technologi. Terkadang ada ancaman dan intervensi dari para penguasa atau petinggi pemerintah dari pusat sampai daerah yang bisa menyebabkan ketakutan genarasi muda untuk terjun di dunia politik. Hambatan lain yang juga sering dialami oleh anak muda adalah ketika isu yang berkembang mengenai kreditibilitas anak muda di dunia politik yang belum mampu secara finansial mereka.



Anak muda yang memiliki jiwa agresif dan penuh rasa ingin tahu yang besar tentunya secara politik berpreferensi kepada demokrasi yakni keterbukaan, akuntabilitas publik, kebebasan, dan lain-lain, maka secara nyata mengabdi untuk memperbaiki demokrasi harus melalui jalur parpol yang merupakan salah satu opsi yang mungkin dan layak. Kurang responsifnya partai-partai terhadap preferensi dan kepentingan politik anak muda, boleh jadi merupakan salah satu faktor yang membuat anak muda kurang bersemangat untuk berjuang di dalam tubuh sebuah partai.

Pada akhirnya tahun - tahun terakhir banyak anak muda memandang parpol secara skeptis, dianggap sarang koruptor, sarang nepotisme, dan sejenisnya, dan saat ini partai-partai mulai bergerak untuk menghasilkan kader-kader muda yang akan menjadi wakil rakyat dan pejabat publik, dengan maksud agar anak muda dapat melakukan perubahan dan reformasi sistem politik secara signifikan, Namun anak muda harus tetap mendapatkan perlindungan para orang tua agar lebih bijak dalam melangkah. 


 

No comments:

Post a Comment